Hujan Kesiangan KPD Lampung Timur

 Hujan Kesiangan

Oleh: ibnu junianto


Siang hari yang terik pada hari minggu pelatihan hari ketiga KPD lampung tiba-tiba berubah langit menghitam menjadi mendung yang pekat dan hanya waktu tidak lebih dari 1 menit turun hujan dengan derasnya.


Semua peserta KPD kalang kabut termasuk aku karena ruang pelatihan dimasuki air hujan yang cukup banyak. Beberapa peserta pelatihan ada yang berlari menyelamatkan jemuran mereka, ada yang menyelamatkan laptopnya nya, ada yang sibuk menyelamatkan tas dan bukunya dari guyuran hujan. Suasana saat itu cukup kacau.


Tapi untungnya nya pelatih yang sedang memberikan materi cukup handal. Beliau bisa mengendalikan suasana yang kacau tetap happy. Bahkan bisa membuat suasana lebih inspiratif untuk materi pelatihan yang sedang disampaikan kan.


Kebetulan saat itu materi yang disampaikan adalah teknis menulis efektif. Beliau dengan cerdasnya meminta kepada para peserta untuk menulis cerita atau berita tentang hujan. Hal ini tentunya membuat para peserta antusias untuk menuangkan imajinasi keadaan pelatihan ke dalam bentuk tulisan.


Awalnya memang sulit bahkan, tapi para peserta ternyata banyak yang bisa menuangkan ide tulisan dengan gagasan tentang hujan. Musibah yang menimpa kami saat pelatihan itu bisa diubah menjadi peluang untuk menciptakan tulisan yang bagus.


Sebenarnya kami cukup beruntung hujan turun hari ini. Coba kalau hujan turun hari kemarin kami bisa basah kuyup karena kegiatan kami kemarin itu adalah kegiatan outdoor. Di mana kami berkegiatan di luar gedung yaitu di komplek sekolah alam.


Pelatihan KPD kali ini ini memang bervariasi cuacanya. Kadang mendung kadang terik bahkan kadang hujan deras,. Bisa saja pagi sampai siang matahari bersinar dengan teriknya tapi tiba-tiba sore harinya turun hujan dengan deras seperti hari ini.


Pelatihan KPD itu cukup menarik dan menantang karena tidak hanya memberikan materi secara teoritis tentang pendidikan kepramukaan tetapi juga mengajarkan bagaimana kita bisa melakukan sesuatu secara langsung. Atau istilahnya belajar sambil melakukan.


Selain itu suasana pelatihan tidak monoton tapi diselingi dengan berbagai game m-nya nyanyian ice breaking dan lain sebagainya sehingga suasana pelatihan menjadi lebih hidup dan bervariasi.


Peran pelatih dalam Diklat seperti ini tentunya sangat berperan penting karena merekalah yang mengendalikan suasana pelatihan menjadi sangat menyenangkan untuk diikuti oleh peserta pelatihan.


Beruntung kami mendapatkan para pelatih yang selain handal juga baik hati karena dengan senang hati mereka memberikan trik untuk menulis efektif sesuai dengan materi yang diberikan hari ini. Hampir semua peserta mengerjakan tugas dari pelatih itu dengan senang hati. Begitu antusias mereka mengerjakan tugas ini bahkan ada yang sampai bersimpuh di lantai untuk menuangkan isi pikiran mereka ke dalam bentuk tulisan yang bagus. Beberapa teman bahkan memilih menyendiri untuk menyelesaikan tulisannya karena mereka ingin berkonsentrasi untuk mengembangkan imajinasi tulisannya.


Tugas membuat tulisan sederhana dari pelatih sebenarnya tidak begitu sulit tetapi waktu yang terbatas membuat ide-ide yang muncul kadang-kadang berlarian tidak karuan. Di sinilah tantangannya kepada kami para peserta pelatihan di mana kami diminta untuk membuat tulisan kurang lebih 5 lembar dalam waktu kurang lebih 30 menit saja. Ke luar biasa memang tugas yang diberikan oleh pelatih pelatih hebat tersebut. Awalnya kami merasa sangsi apakah kami bisa menyelesaikan tulisan 5 lembar itu dalam waktu 30 menit. Tapi motivasi dan semangat dari para pelatih dengan memberikan trik-trik untuk menulis efektif menjadikan kami menjadi lebih semangat untuk menyelesaikan tulisan tersebut.


Terima kasih kakak pelatih terhebatku, engkau telah menyadarkan kami bahwa untuk mencapai sebuah tujuan yang hebat perlu perjuangan yang tidak kalah hebat.


Komentar